Pertanyaan
bagaimana proses pembentukan tanah akibat pelapukan?
Ditanyakan oleh: USER3534
52 Dilihat
52 Jawaban
Jawaban (52)
Proses pembentukan tanah yaitu perubahan dari bahan induk / dasar menjadi lapisan tanah. Perkembangan tanah dari bahan induk yang padat menjadi bahan induk yang agar lunak, selanjutnya berangsur-angsur menjadi tanah pada lapisan bawah (subsoil) dan lapisan tanah atas (topsoil), dalam periode lama sampai dengan ratusan tahun hingga ribuan tahun. Revolusi dari batuan induk sampai menjadi tanah karena batuan induk mengalami proses pelapukan, yaitu proses penghancuran karena iklim.
Secara umum proses pembentukan tanah ialah lapisan batuan yang mengalami pelapukan.
Tanah merupakan tenpat tumbuh dan berkembangnya vegetasi. Proses pembentukan tanah dapat terjadi dengan tiga macam cara, yaitu:
1. Tanah terbentuk dari endapan pasir dan debu yang tebal oleh tanah.
2. Tanah terbentuk dari batuan-batuan yang ditumbuhi oleh tumbuhan perintis, misalnya lumut.
3. Tanah dapat terjadi karena pelapukan batuan dan pembusukan tanam-tanaman
MAAF KALAU SALAH
JANGAN LUPA KETIK TOMBOL❤️YA THANKS
Secara umum proses pembentukan tanah ialah lapisan batuan yang mengalami pelapukan.
Tanah merupakan tenpat tumbuh dan berkembangnya vegetasi. Proses pembentukan tanah dapat terjadi dengan tiga macam cara, yaitu:
1. Tanah terbentuk dari endapan pasir dan debu yang tebal oleh tanah.
2. Tanah terbentuk dari batuan-batuan yang ditumbuhi oleh tumbuhan perintis, misalnya lumut.
3. Tanah dapat terjadi karena pelapukan batuan dan pembusukan tanam-tanaman
MAAF KALAU SALAH
JANGAN LUPA KETIK TOMBOL❤️YA THANKS
Pelapukan fisika disebabkan oleh berbagai faktor alam. Faktor alam itu antara lain: angin, air, perubahan suhu, dan gelombang laut. Angin yang senantiasa bertiup kencang dapat mengikis batuan sedikit demi sedikit. Kondisi ini dapat mengakibatkan batuan mengalami erosi. Erosi batuan menyebabkan terjadinya padang pasir. Selain itu, angin yang bertiup sangat kencang juga dapat menggeser batuan. Saat bergeser inilah batuan bergesekan dengan batuan lain sehingga mengalami penggerusan. Batuan akan pecah menjadi bagian yang lebih kecil, misalnya pasir dan kerikil. Perubahan suhu secara drastis juga dapat mengakibatkan pelapukan batua